Matahari mengelilingi bumi atau bumi mengelilingi matahari?

Anda tentu mengenal Galileo Galilei, orang yang menyatakan bahwa bumi bergerak berputar pada porosnya mengelilingi matahari. Sebenarnya teori ini sudah pernah dikemukakan oleh Nicolas Copornicus, hanya saja teori ini diumumkan pada saat gereja sedang berkuasa. Saat itu gereja menganut paham bahwa matahari bergerak mengelilingi bumi. Karena memiliki pemahaman yang berbeda dengan gereja yang saat itu sedang berkuasa maka Copornicus dihukum sebab dianggap menyebarkan paham sesat.

Para ulama (sebagian besar) telah ber’ijma bahwa bumi adalah diam tidak bergerak / berputar. Artinya pemikiran ulama sesuai dengan paham gereja pada masa lalu, mengapa demikian? Sebab Islam dan Kristen adalah agama samawi yang bersumber dari sumber yang sama yaitu Allah swt. Bagi sebagian besar orang yang belum mengetahui hal ini akan mengatakan “kuno, itu kan teori lama yang sudah kadalaursa”. Sah-sah saja mereka berfikiran demikian karena mereka belum mengetahui yang sebenarnya.

Berikut beberapa hadits yang menunjukkan bahwa matahari bergerak:
Abu Dzar ra. berkata, “Rasul Saw. berkata kepadaku, Apakah engkau tahu di mana matahari bergerak ketika ia terbentuk? Aku berkata tidak. Nabi Saw. bersabda, ia berada di bawah matahari3Arsy. Kemudian ia meminta izin (untuk terbit dari timur)….” Sampai selesai (HR. Bukhari dan Muslim).
Pada peristiwa lain, ketika Ali ra. terlambat salat subuh karena menunggu orang tua yang ada di depannya. Ali bin Abu Thalib masuk ke masjid ketika rasul dan para sahabat sedang ruku pada rakaat yang dapat dikejarnya. Setelah melaksanakan salat, seorang sahabat bertanya kepada Rasul Saw. “apa yang terjadi wahai rasul, sehingga engkau memperlama ruku, tidak seperti biasanya?” Rasul Saw. menjawab “ketika aku akan berdiri tiba-tiba Jibril dating dan membebani punggungku lama sekali”. Kemudian Jibril datang kepada Rasul Saw. dan berkata, “ wahai Muhammad! Sesungguhnya itu karena Ali tergesa-gesa mengejar salat berjamaah tapi terhalang langkahnya oleh laki-laki Nasrani tua yang tidak dikenalnya. Ali menghormatinya karena usianya yang lebih tua. Maka Allah memerintahkanku untuk menahanmu dalam keadaan ruku hingga Ali bisa ikut salat berjamaah. Hal ini tidak mengherankan, yang sangat mengherankan adalah, Allah memerintahkan malaikat Mikail menahan laju matahari sehingga waktu subuh menjadi lebih panjang.”.

Hadits-hadits tersebut secara tersurat menyatakan bahwa matahari bergerak. Di sisi lain dapat kita perkirakan melalui akal kita apa yang terjadi seandainya benar bumi bergerak. Anda tentu ingat dengan peristiwa tsunami pada tahun 2004 dan peristiwa gempa yang terjadi di Indonesia. Semua itu terjadi disebabkan terjadinya pergeseran pada permukaan bumi. Jika pergerakan kecil pada permukaan bumi saja berdampak demikian besar maka apa yang akan terjadi jika bumi bergerak / berputar seperti yang diungkapkan oleh teori Galileo. Jika bumi bergerak maka bumi akan hancur, semua yang ada dipermukaan bumi seperti gunung, bangunan dan manusia akan bertebaran seperti anai-anai. Akan terjadi kiamat pada bumi bahkan sebelum tanda-tanda kiamat datang.

Renungkanlah wahai saudara-saudaraku. Sesungguhnya Allah memuliakan orang-orang yang berfikir beberapa derajat lebih mulia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s