Prince of Persia the sand of time the Movie

Dastan adalah anak yatim piatu yang tiba-tiba berubah nasibnya setelah diadopsi oleh raja Persia. Raja Persia melihat ada sesuatu yang… katakanlah bernilai tinggi pada diri Dastan ketika ia melihat keberanian Dastan menolong temannya dalam sebuah insiden di pasar. Walau telah memiliki dua orang putra, sang raja tetap memutuskan membawa Dastan kecil ke dalam istananya raja yang megah dan mengangkatnya sebagai putra ketiganya.

Singkat cerita kini mereka telah dewasa. Pangeran Tus yang bakal mewarisi kursi sang ayah memimpin pasukan Persia untuk menyerang kota suci Alamut yang dipimpin oleh seorang putri cantik bernama Tamina. Penyerangan ini dilatarbelakangi informasi bahwa Alamut memasok senjata bagi Negara-negara lain untuk menyerang Persia. Bagi yang sudah main gemnya pasti mikir macem-macem seperti : lho koq yang memimpin serangan pangeran pertama, bukan sang raja Persia sendiri. Sang putri bukan Farah tapi Tamiya eh Tamina, Viziernya mana? Dan banyak pertanyaan lagi. Untuk itu mungkin perlu saya tegaskan bahwa ini film yang diangkat dari video game jadi ngaco atau melenceng dari versi aslinya ya ngak papa asal ceritanya bagus dan enak ditonton ya tho? Yelagh yelagh dwo singgit je, nagh ada ma’il. Agh koq jadi ngaco negh ya udah lanjoot.

Penyerangan ke Alamut berhasil dengan gilang gemilang tak lain dan tak bukan berkat aksi Dastan sang tokoh utama POP. Dalam penyerangan tersebut Dastan menemukan sebuah senjata berupa belati dengan bentuk aneh yang dibawa oleh seseorang yang ia kalahkan. Agak aneh juga sebab POP atau Prince of Persia-nya ada tiga tapi ngak aneh juga seh lha wong ini versi film layer lebar, kalo versi layer tancep mungkin lebih aneh lagi ceritanya he he he.

Untuk perayaan kemenangan tersebut Tus meminta Dastan untuk memberikan jubah kehormatan pendeta Alamut sekaligus untuk memohon ijin raja untuk menikahkan Tus dengan Tamina. Tujuannya adalah untuk menjaga kesetiaan rakyat Alamut kepada kerajaan Persia. Alih-alih menyetujui pernikahan Tus dengan Tamina, sang raja malah menjodohkan Tamina dengan dastan, alasannya Tus sudah punya banyak istri. Jiah poligami ni yeee. Atas usul raja yang mendadak tersebut Dastan terkejut bin kaget sebab Tus berpesan jika Tamina tidak menikah dengannya maka Dastan harus membunuhnya. Jangan om masa iya cewek cakep dibunuh, eke juga mau hi hi hi.

Belum selesai kagetnya tiba-tiba saja raja kesakitan, ough ada apa gerangan? Ternyata oh ternyata jubah yang Dastan berikan beracun, akibat racun tersebut sang raja pun mati. Sontak saja perhatian tertuju pada Dastan, orang yang memberikan jubah tersebut. Dastan membunuh raja, tangkap!!! Begitu kira-kira teriakan orang-orang. Dastanpun melarikan diri bersama Tamina, ciye prikitiew mau duong he he he.

Merasa dirinya telah dijebak Dastanpun berusaha mencari kebetulan ups maksud saya kebenaran atas apa yang terjadi. Siapa yang membunuh ayahnya, kenapa, dll. Dalam usahanya tersebut Dastan mencoba meminta pertolongan pamannya yang bernama Nizam. Dalam usahanya tersebut dastan mengetahui ternyata oh ternyata belati yang ia temukan memiliki kekuatan dan belati itu pula yang menjadi alas an penyerangan ke Alamut.

Siapakah penjahat sebenarnya dan bagaimanakah akhir kisah ini? Maap sengaja tidak saya ceritakan lebih lanjut sebab jika sudah tahu akhirnya, saya khawatir nanti kalian jadi males nonton filmnya. Berhubung saya sudah tahu game-nya jadi saya sudah punya bayangan seperti apa akhirnya. Yang belum tahu ya monggo ditonton tapi sekedar bocoran saja, bagi anda yang pernah nonton film “30 second” ending film POP hamper sama seperti itu. He he he kisi-kisi sudah jadi selamat menonton. Sekali lagi saya peringatkan, jangan membandingan versi film dengan versi game. Bagi penggemar berat game POP mungkin ada rasa kecewa seperti halnya yang saya rasakan but just enjoy the show lenka mode on.

4 responses to “Prince of Persia the sand of time the Movie

  1. wih punya blog juga too??…kerenn:mrgreen:

  2. iyah tapi bukan blog motor meskipun niat awalnya mo bikin blog motor he he he btw thax ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s