Sisi Lain PRJ

Jika sebelumnya saya membahas tentang helm yang saya beli di PRJ maka kali ini saya akan membahas sisi lain dari PRJ yang mungkin jarang atau bahkan belum ada yang membahas. Oh yeah, masalah apa itu? Makanya cekidot.

Ada banyak alasan mengapa orang ke PRJ seperti sekedar jalan-jalan, mau belanja atau cari gebetan. Sah-sah saja memang yang penting tidak melanggar hukum. Tapi apapun makanannya minumnya ya… lho koq jadi ngelantur, maaf. Maksud saya adalah apapun alasannya orang ke PRJ atau tempat lain, ketika waktunya solat maka sebagai seorang muslim ya solat tho? Ya iyalah sebab solat adalah syariat yang diwajibkan sebagaimana tertulis dalam Al Qur’an yang artinya “tidak Ku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembahku”.

Maka itu begitu jam tangan saya menunjukkan sudah jam setengah empat ya saya ngeluyur nyari tempat solat. Agak bingung juga saya mau tanya siapa sebab jika saya tanya sesame pengunjung boleh jadi mereka tidak lebih tahu dari pada saya, maksudnya sama-sama gak tahu. Sementara jika saya tanya SPG ntar malah dikira nanya produknya, walagh terpaksa saya cari petugas dari pihak PRJ-nya dan alhamdulillah ketemu.

Letak mushola / tempat solat ada dibelakang stand ini.

Petugas PRJ yang saya temui adalah security yang mangkal (walagh apa pula ini mangkal) di pintu hall. Tanpa basa-basi langsung aja tanya “pak tempat untuk solat dimana ya?”. Si bapak kelihatan agak mikir trus bilang “ada dibelakang hall A, cari aja”. “oke, makasih pak” jawab saya sambil ngeloyor he he he. Setelah saya jalan sambil nyari koq ya ngak ketemu, ya udah tanya lagi. Alhamdulillah petugas kali ini ngasih tahu arah dan patokan / anceran jadi ya ketemu.

Jalan ke surga eh mushola.

Petunjuk yang tertulis adalah…

Begitu ketemu ya udah langsung solat aja. Selesai solat ada hal yang menggangu pikiran saya, hal apa itu tak lain dan tak bukan adalah tempat solat itu sendiri. Bagaimana tidak, PRJ yang sebesar itu hanya memiliki tempat solat sebesar itu. Apa menurut pengelolanya pengunjung PRJ bukan orang Islam atau tidak banyak yang solat jadi fasilitas untuk solat cukup alakadarnya saja. Entahlah, boleh jadi ada masjid atau tempat solat lain di dalam PRJ tapi saya saja yang tidak menemukannya tapi waku saya lihat denah PRJ memang tidak ada gambar lokasi tempat solat. Lha piyhe iki tha?

Tak terasa waktu sudah menunjukkan magrib, yo uweis meluncur lagi ke tempat solat tadi. Yup, berhubung tempatnya kecil maka solat pun ngantri dan ketika di dalam pun harus empet-empetan (saya ngak tahu kata yang lebih pas). Solat seperti itu ya pasti ngak nyaman dan tidak khusuk tapi itu belum seberapa sebab orang yang memimpin solat / imam ternyata bacaan solatnya (maaf) ngak beres. Sudah empet-empetan ditambah imam yang gak kredibel bikin solat magrib terasa ngak karuan.

Ini dia lokasinya gan tempat solat di PRJ.

Gak habis pikir dah, PRJ yang sebesar itu tempat solatnya hanya sebesar itu.

Sebenarnya ini bukan hanya terjadi di PRJ, di pusat perbelanjaan lain pun kondisinya tidak lebih baik. Selain ukuran tempat solat yang kecil juga lokasinya yang tidak bagus. Kebanyakan tempat solat berada diparkiran yang notabene kotor sebab banyak debu, asap dan lain-lain. Kadang juga berdekatan dengan toilet, yah mungkin supaya praktis untuk tempat wudhu. Jika toiletnya bersih ya ngak masalah, yang jadi masalah ketika toiletnya juga alakadarnya. Jika sudah seperti itu saya berfikir sederhana saja, ya udahlah yang penting saya sudah solat (menggugurkan kewajiban) masalah diterima atau tidak itu urusan Allah yang penting niatnya. Demikian dari saya semoga bermanfaat.

2 responses to “Sisi Lain PRJ

  1. yah itulah
    di tempat-tempat umum juga sholat itu hanya diberi sisa-sia ruangan dikasih label Mushala
    tapi alhamdulillah masih ada tempatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s