Alay di Facebook

Seperti janji saya di artikel sebelumnya yang akan membahas alay lebih lanjut, dan inilah dia. Di zaman modern yang semakin canggih ini, internet bukan lagi menjadi sesuatu yang mewah ataupun sulit. Dulu untuk browsing (sekarang istilahnya OL, kepanjangan dari on line) harus daftar dulu lewat penyedia jasa komunikasi dan itu butuh proses yang repot, mencari warnet pun tidak mudah, sekarang lewat hp saja sudah bisa ol sampai ada lagunya (bisa anda unduh di sini). Tidak sulit, asal punya hp yang bisa browsing dan pulsa secukupnya bisa deh browsing lewat hp.

Faktor inilah yang menyebabkan Alay cukup eksis di dunia maya, salah satunya adalah lewat jejaring sosial seperti facebook. Jika anda sedang browsing cobalah untuk membuka facebook dan melihat apa yang dilakukan orang-orang, boleh percaya boleh juga tidak dengan mudahnya akan anda temui alay. Ada yang terang-terangan ada juga yang sembunyi-sembunyi. Yang terang-terangan mereka memang tampil sebagai dirinya sendiri tapi ada juga alay yang malu tapi mau jadi alay caranya ya dengan mengkloning dirinya.

Klonengan menjadi fenomena tersendiri di dunia blogging, sebab ada saja orang yang sengaja mengkloning dirinya sebagai orang lain dan memberikan komentar-komentar provokatif, kontradiksi dan semacamnya. Ternyata di facebook pun hal ini marak terjadi. Ada orang yang sengaja membuat akun baru dengan profil palsu dan bertingkah alay. Entah ada tujuan apa hingga ia melakukan hal tersebut tapi boleh jadi ia melakukan hal tersebut karena tidak berani menunjukkan dirinya yang sebenarnya. Melihat fenomena ini sayapun teringat sebuah kisah klasik berjudul “ Dr Jekyll and Mr Hyde”, seseorang yang memiliki kepribadian ganda yang berbeda satu sama lain.

Kebanyakan profil palsu yang mereka gunakan adalah perempuan, foto-foto yang digunakan pun biasanya foto artis atau perempuan cantik yang dengan mudah bisa didapatkan dari internet. Entah apa yang mereka pikirkan, apakah sekedar untuk mewujudkan sisi lain dirinya yang tersembunyi atau ada hal lain yang ingin mereka capai. Saya tidak bisa melarang mereka melakukan hal-hal semacam itu tapi sepertinya saya dan yang lain sepakat bahwa kami merasa tidak nyaman dengan sikap alay yang demikian. Pertanyaan yang perlu ditanyakan adalah, profil facebook anda asli atau palsu?

hayo ngaku!:mrgreen:

Yang cukup menggelikan adalah ketika si alay log in ke facebook sebagai dirinya sendiri (bukan klonengan / profil palsu), ia sering men-judge orang lain sebagai alay. Tidak salah memang yang pepatah katakan “maling teriak maling” sebab zaman sekarang ada alay teriak alay. Jangan-jangan saya termasuk alay yang teriak alay, tidaaak!!! He he he jadi lebay deh, persis alay tapi biarlah anda yang menilai.

Berikut beberapa penampakan alay di facebook :

6 responses to “Alay di Facebook

  1. Ping-balik: Alay kah? | Lord Ubay's Blog

  2. kalo gak salah, dulu yang nyaranin ane bikin akun di wordpress supya punya avatar bro Yponk. komentator lama sekarang udah jarang komen tapi kalo baca sih masih.

  3. alay….
    ckckckckckck

  4. Ping-balik: Alay di Kaskus | Lord Ubay's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s