Band Alay

Beberapa bulan yang lalu ketika buka facebook, sering saya melihat status orang-orang yang menulis ai shiteru. Mungkin memang bodoh makanya saya tidak mengerti maksud orang-orang tersebut menulis ai shiteru tapi boleh jadi mereka juga cuma asal tulis tanpa mengerti arti dan maksud dari kata ai shiteru. Karena trauma dengan jawaban yang tak memuaskan dari orang-orang ketika saya bertanya tentang alay, maka langsung saja saya cari di internet apa sebenarnya ai shiteru itu.

Dari pencarian di internet saya dapati bahwa aishiteru adalah bahasa Jepang yang artinya aku mencintaimu. Meskipun memiliki makna yang sama dengan I love you, kata ai shiteru jarang digunakan hal ini karena faktor budaya orang timur yang tidak terlalu ekspresif dengan kata-kata seperti halnya orang barat. Meskipun telah mendapatkan arti dari kata ai shiteru tapi bukan itu jawaban yang saya inginkan. Saya baru mendapatkan jawabannya dikemudian hari bahwa mereka menulis ai shiteru karena ada grup band yang menyanyikan lagu berjudul ai shiteru. Wah wah wah ternyata saya bukan bodoh tetapi ngak gaul makanya ngak tahu ai shiteru itu sebuah lagu:mrgreen:.

Banyak yang menyukai lagu tersebut, tapi entah mengapa saya tidak. Ketika berada di Palembang banyak sekali pengamen yang menyanyikan lagu tersebut tapi anehnya saya sama sekali belum mendengar lagu tersebut dari grup band-nya baik di tv, radio atau yang lainnya. Setelah saya mendengar lagu tersebut dari grub band-nya kesimpulan saya adalah kualitas mereka tak lebih baik dari pada para pengamen jalanan, hasil rekaman saja seperti itu apa lagi versi aslinya? Hal ini diperparah kenyataan bahwa lagu tersebut hasil bajakan / jiplakan lagu Jepang soba ni iru ne milik soulja (silahkan cek di sini atau di sini), pantas saja sejak awal saya tak menyukai lagu ini sebab insting atau perasaan saya mengatakan tidak. Ketika saya katakan bahwa lagu tersebut bajakan lagu Jepang, adik perempuan saya menjawab memang dia (Zivilia) dulu pernah di Jepang. Welegh-welegh jauh-jauh ke Jepang hasilnya cuma bisa membajak lagu? Sungguh terlalu😆 maaf bang Oma gaya ente ane tiru:mrgreen:.

Jika Zivilia saja buruk ternyata ada yang lebih buruk, namanya D’masif. Awalnya saya cukup suka dengan lagu mereka yang berjudul “cinta ini membunuhku” karena agak mellow, sekali-sekali mellow ngak papa dong. Saya tidak menyukai d’Masiv karena hampir semua lagu mereka mellow dan hampir bahkan mungkin semua lagu mereka adalah jiplakan dari band luar negri. Lagu cinta ini membunuhku-pun jiplakan dari lagu I don’t love you milik My Chemical Romance, silahkan dengar di sini. Saya bukan penggemar My Chemical Romance tapi saya menyukai musik yang mereka mainkan. Untuk lagu d’Masiv yang lain silahkan anda cari sendiri, bukannya apa tapi supaya anda jadi kreatif. Lucu memang ketika para musisi mengkampanyekan gerakan anti pembajakan tapi sebagian dari mereka justru membajak karya orang lain, sangat amat ironis.

Industri musik terus berkembang, makin banyak musisi-musisi baru bermunculan tapi sayangnya kualitas mereka masih rendah dan saya ulangi lagi bahwa kualitas mereka tak lebih baik dari pada pengamen jalanan. Menurut anda apa yang terjadi ketika vokal pas-pasan bertemu lirik kampungan? Hasilnya adalah penyanyi atau band-band baru seperti yang terjadi saat ini. Jangankan yang baru, yang agak lama macam ST12 saja menyedihkan. Seperti halnya d’Masiv, di awal kemunculannya ST12 menggebrak dengan lagu “rasa yang tertinggal” yang iramanya nge-beat tapi lama-kelamaan koq musik ST12 jadi mellow dan memble.

Di lain waktu saya mendengar Mulan Jamela menyanyikan lagu berjudul “ya Allah”, saya mengira ini pasti lagu religi yang diciptakan dalam rangka menyambut Ramadhan tapi ternyata saya salah. Judulnya saja yang terlihat religius menyebut nama Allah tapi isinya lagi-lagi cinta, cinta lagi cinta lagi capek deh. Tak perlu berfikir panjang lebar penciptanya kemungkinan besar adalah Ahmad Dani, Dani Dani kamu koq seneng banget mengeksploitasi cinta ya? Jadi ingat tokoh terkenal yang ikut mengambil kitab ke barat bersama biksu Thong, tokoh yang selalu mengatakan “sejak dulu beginilah cinta, deritanya tiada akhir”. Mungkinkah Dani itu masih keturunan atau malah titisan reinkarnasi dari Tju Pat Kay yang masih harus menjalani penderitaan cinta:mrgreen:.

Ada banyak band-band yang diduga alay yang tidak bisa saya sebutkan semua karena memang tak semua band saya tahu. Jika anda mau tahu band-band apa saja yang terindikasi alay caranya gampang koq. Mau tahu? Cukup nyalakan tv dan tontonlah acara musik seperti Dahsyat, Inbox dan yang semacamnya lihat dan dengarkan karena band yang tampil di situ kebanyakan band Alay dan penonton acara tersebut besar kemungkinan juga alay. Perhatikan saja para penonton yang hadir di situ, mereka adalah anak-anak usia sekolah, bukannya sekolah koq malah ikut yang begituan. KPAI kemana ya? Ada anak-anak pada ngak sekolah koq dibiarkan saja? Bagaimana negri ini mau hebat jika generasi mudanya lebih senang ke acara seperti itu dari pada ke sekolah dan lagu yang mereka dengarkan juga lagu memble yang bikin mental jadi memble.

Maaf bila anda merasa tersinggung dengan apa yang saya tulis dalam artikel ini, sejak awal saya menulis artikel ini tidak ada niat untuk membuat orang lain senang atau marah. Saya hanya berusaha jujur menyampaikan apa yang saya rasakan dan seperti yang kita semua tahu bahwa kejujuran tak selalu indah atau menyenangkan.

11 responses to “Band Alay

  1. lay..lay..:mrgreen:

  2. itu mah ndang dut titi kamal lay lay lay lay lay lay panggil aku:mrgreen:

  3. lay lay panggil aq ubay:mrgreen:
    kalo lagu aishiteru emg ga bgt deh..
    Pdhl tiap hari selalu diucapin aishiteru sm pacar (bukan gara2 tuh lagu, tapi emg dia lumayan bisa n suka japanese😀 )
    ga bgt deh, buat lagu2 alay n jiplakan👿

  4. Fenomena alay sendiri sdh terlanjur menjalar di generasi ABG kita..
    Utk itu, saya gk terlalu ambil pusing walaupn gak suka…krn ada hal2 tertentu yg membuat mereka “terjebak” menjadi alay krn hal2 tertentu yg tdk mereka sadari..atau mungkin menyadari tp tidak ada pilihan lain…
    Yg paling menghawatirkan adlh Plagiatisme di kalangan band2 atau penyanyi kita..sangat MEMALUKAN :hammer

    • ada yang mau tapi malu jadi alay, seperti yang banyak terjadi di facebook (sudah ada artikelnya alay di facebook). orang sengaja bikin profil palsu supaya bisa ng-alay, sebab mereka malu kalo ng-alay pake profil asli:mrgreen:

  5. apasih untungnya jadi alay?????

  6. Ping-balik: The Cranberries | Lord Ubay's Blog

  7. Ping-balik: Bad Romance Lagu Mellow Yang Ngak Mellow | Lord Ubay's Blog

  8. mantab blog nya nih,…

    gara2 maraknya acara2 tv mcm di atas,..gw bbrp buln terakhir jd males buka tv…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s