Rejeki di samping Musibah

Masih ingat jalan R. E. Martadinata Jakarta Utara yang amblas beberapa waktu lalu? Jika lupa silahkan lihat gambarnya di bawah dan googling via internet insyaAllah ketemu. Kali ini ane mau cerita sedikit tentang pengalaman ane melintasi daerah tersebut yang sampai sekarang masih ambles.

Jalan R.E. MArtadinata yang ambles🙄

Jum’at tanggal 29 Oktober ane ada janji mau ketemu seseorang di daerah Cengkareng (bandara SH), berhubung belum menguasai jalan maka ane cari tahu dari gmaps jalan terdekat ke Cengkareng dari kantor ane di Tanjung Priok lewat mana. Ternyata kawan ane yang tinggal di dekat kantor ngasih info ada jalan kecil yang sengaja dibuka warga untuk pengendara motor syaratnya satu yaitu bayar Rp 1.000,- dari pada muter mending lewat R.E. Martadinata aja, selanjutnya terserah ane.

Sambil ngantri bayar dulu seribu rupiah.

Singkat cerita sampailah ane dilokasi dan benar adanya yang dikatakan teman ane, bayar seribu, antri kemudian menyebrangi jembatan yang hanya cukup dilalui satu motor. Wah lumayan juga nih untuk di share, meskipun ngak bawa kamera tapi hp N73 ane cukuplah untuk sekedar ambil gambar sebagai bukti nyata, karena apa? Yup betul sekali, no picture = hoax:mrgreen:. Selesai mengambil gambar ane melanjutkan perjalanan dan ternyata perjalanan masih panjang, ane kira setelah melewati jembatan tadi langsung keluar ke jalan raya ternyata tidak. Ane masih harus melewati jalan kampung yang medannya mirip off road, sekali-sekali jum nyobain jalan begini ngak papa lah. Untungnya saat itu tidak hujan, seandainya hujan maka banjir sudah menjadi hal yang umum tapi dengan kondisi jalan tanah seperti itu tentu akan sangat merepotkan.

Berhubung jembatan hanya bisa dilalui motor satu arah maka harus antri, sambil ngantri ane foto dulu ya pak senyum dong😀

Sepanjang perjalanan ane lihat antrian motor cukup panjang dari ujung ke ujung, setiap motor bayar seribu, dari pagi sampai malam bisa dapat omset berapa ya? Satu juta rasanya bukan angka yang mustahil, tapi warga yang berpartisipasi mengais rejeki di situ juga tidak sedikit jika di bagi mungkin setiap orang masih bisa dapet Rp 100.000,- tergantung jam kerjanya juga he he he:mrgreen:. Jaman sekarang memang harus kreatif bahkan musibah jalan ambles pun bisa dijadikan peluang mencari rejeki.

Antrian ini belum setengah dari antrian yang sebenarnya, karena keterbatasan ruang dan waktu maka cuma bisa ambil foto dari satu tempat saja.

Nih dia gan orang yang ane jemput jauh-jauh ke Cengkareng.

he he he narsis dikit di warung sendiri:mrgreen:.

3 responses to “Rejeki di samping Musibah

  1. weww…pamer celengannya sendiri..xixiix:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s