Ngantuk itu

Setiap malam entah mengapa rasanya sulit sekali untuk tidur, meskipun tubuh ini terasa lelah tapi sang mata tak juga mau menutup. Walaupun jadual tidur sudah dibuat lebih awal tapi tetap saja sampai tengah malam masih belum tidur. Ketika orang-orang telah lelap dan asik bermimpi aku masih saja terjaga. Sungguh sesuatu yang menyiksa.

Suatu ketika usai melaksanakan solat berjamaah aku mendengarkan kajian yang memang rutin diselenggarakan setiap minggunya. Entah berasal dari mana tiba-tiba diri ini merasa nyaman dan kemudian merasa ngantuk. Tak pernah terbersit niat untuk tidur tapi tanpa kusadari diri ini tertidur, sesekali aku terjaga karena kau tidur dalam posisi duduk bersila sambil menahan kepala dengan tangan. Bukan posisi ideal untuk tidur memang tapi rasanya tetap saja nyaman.

Sesekali aku mendengarkan kajian dari sang ustad dan tak lama kemudian melanjutkan tidurku, begitu terus selama kajian berlangsung. Ketika sang ustad menutup kajian seperti ada kekuatan yang menarik dan menghilangkan rasa kantuk itu. Dalam sekejap akupun tersadar dan bangun, kantuk itu datang dan pergi dengan begitu mudahnya wow sungguh luar biasa.

Saat berjalan keluar aku berfikir dan bertanya-tanya. Mengapa ketika malam hari di kamar sendiri begitu sulitnya untuk tidur tapi di masjid dengan posisi duduk seperti tapi koq nyaman saja ya. Mengapa mata terasa mengantuk ketika sang ustad menyampaikan materi kemudian kantuk itu hilang ketika materi selesai disampaikan. Rasa kantuk tadi berasal dari mana, apakah itu berkah dari Allah ataukah godaan setan, wah bingung aku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s