Jalan-jalan ke Glodok

Setelah cukup lama tidak ke Glodok akhirnya kemarin saya kembali berkunjung ke Glodok atau yang juga dikenal sebagai Pecinan Jakarta. Seperti yang sudah-sudah, tujuan saya kali ini pun untuk mencari dvd dan mp3 yang memang di Glodok harganya cukup murah plus dapat bonus. Untuk ke Glodok saya cukup sekali naik kereta rel listrik (KRL), perjalanan dari Tebet menuju Koto cukup ditempuh 20 menit. Bandingkan jika saya mengendarai motor bisa-bisa 1 jam.

Jalan bawah tanan, banyak yang nongkrong juga lho di sini sayang kolamnya kering😦.

Sampai di stasiun kota selanjutnya melewati jalan bawah tanah menuju museum Bank Mandiri namun ada saja beberapa orang yang lebih memilih melompati pagar dari pada lewat jalan bawah tersebut. Menurut saya mereka itu termasuk manusia yang tidak disiplin, sayangnya saya tidak sempat mengambil gambar saat mereka melompati pagar. Tanpa basa-basi saya menuju plaza Arion tempat biasa saya membeli dvd, karena terlalu asik tak terasa sudah jam 12.30 solat dulu dong karena perkara solat adalah perkara penting yang tidak boleh ditinggal.

Merah meriah euy😀.

Usai membeli dvd dan mp3 saya melanjutkan perjalanan ke pasar Asemka. Jalan yang biasa padat tampak lebih padat, sepanjang jalan tampak ramai para pedagang menjajakan dagangan yang bernuansa Cina. Ada apa ini pikirku dalam hati, oh iya tanggal 3 Pebruari nanti adalah perayaan tahun baru imlek, pantas saja suasana Pecinan tampak lebih semarak. Tidak terasa sudah jam 2 waktunya pulang, sesampainya di rumah saya periksa film yang saya beli dan ternyata bisa diputar semua. Lumayan untuk mengisi waktu saat libur nanti dan bisa saya buatkan resensinya. Kepada para movie mania, sabar ya sebab akhir-akhir ini saya memang agak sibuk, lebih sibuk dibanding sebelumnya. Nantikan resensi film-filmnya hanya di sini, jah lebay kumat😆.

Pasar Asemka salah satu tempat mainan murah tapi menurut saya masih mendingan pasar Gembrong di Jakarta Selatan dekat pintu tol Pedati.

KRL transportasi massa yang murah meriah, wajar saja jika penumpangnya membludak.

Hasil jalan-jalan ke Glodok, DVD, MP3, gantungan kunci dan kaca mata terapi. Ada yang tanya ngak ada dvd yang aneh-aneh bay? oh ada tapi saya ngak beli:mrgreen:.

6 responses to “Jalan-jalan ke Glodok

  1. di depaan/pinggir jalan biasanya ditawari CD BF yah

  2. sekarang sudah tidak sevulgar dulu, penjual dvd yang biasanya memajang BF juga sudah tidak lagi. saya ingat teman saya yang dari daerah begitu datang ke Glodok terkejut bukan main lihat dagangan seperti itu dipajang di pinggir jalan.

  3. Bos, beli kacamata terapi di glodoknya sebelah mana? harganya berapa? ane tertarik mo beli juga…. terimakasih….. gbu

  4. waktu itu belinya di pasar asemka bawah jembatan layang tapi minggu kemarin saya ke sana udah ngak ada

  5. Ping-balik: Bulan Madu yang Tertunda | Lord Ubay's Blog

  6. perjalan nya sangat detil sy suka bisa memberi petunjuk arah kebetulan sy lg kesulitan mau ke gelodok terimakasih infonya ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s