Shaolin

Film shaolin sudah ditayangkan di beberapa bioskop sejak beberapa waktu yang lalu tapi saya baru menontonnya kemarin. Perkara saya nonton di mana, dengan siapa tak perlu ditanya, yang penting saya nonton dan sebagai oleh-oleh untuk rekan-rekan yang belum menonton maka saya buatkan sedikit resensinya, monggo disimak.

Cuma dilumpuhkan tidak sampai babak belur, makanya jangan marah-marah dan ngamuk ya.

Andy Lau seorang pemimpin yang berambisi menguasai pemerintahan dan berencana menyingkirkan kakak angkatnya karena merupakan ancaman baginya. Lau berencana menyingkirkan kakak angkatnya dalam suatu acara perjamuan dengan memerintahkan adik angkatnya. Tapi yang terjadi adalah justru adik angkat Lau berkhianat dan berusaha menyingkirkan Lau. Lau berhasil melarikan diri dan membawa putrinya yang terluka akibat penyerangan yang dilakukan adik angkat Lau ke kuil Shaolin. Meskipun telah berupaya tapi nyawa putri Lau tak tertolong. Lau marah dan menyerang para biksu yang tak bisa menolong putrinya tapi dengan mudah Lau ditaklukan oleh para biksu.

Awalnya Lau tak bisa menerima kenyataan tapi setelah bertemu dengan Jackie Chan Lau pun mulai sadar dan memutuskan untuk menjadi biksu di kuil tersebut. Setelah menjadi biksu Lau menyadari betapa beratnya kehidupan rakyat terlebih setelah adik angkatnya menjadi pemimpin. Adik angkat Lau memerintah dengan kejam, siapa saja yang tidak setuju akan dibunuh, rakyat disuruh kerja paksa membangun jembatan besi proyek pemerintah Inggris dan setelah melakukan proyek para pekerja tersebut dibunuh.

Chan dan Lau, cuma mereka yang saya tahu, tokoh lain cuma tahu muka tidak tahu nama.

Dibantu rekan-rekan biksu yang lain, Lau berencana menyelamatkan penduduk yang akan dibunuh setelah melaksanakan kerja paksa. Aksi Lau dan para biksu membuat pemerintah marah sehingga dilakukan penyerangan ke kuil Shaoilin. Untuk lebih jelasnya bisa anda saksikan sendiri di bioskop terdekat jika masih tayang, jika tidak bisa anda cari versi bajakannya di pasar terdekat:mrgreen:.

Chan dan sekop masaknya saat bertarung menhadapi penjahat😎.

Ketika menonton film ini saya teringat sebuah film berjudul the last samurai yang dibintangi Tom Cruise. Meskipun berbeda tapi ceritanya memiliki persamaan, jangan bilang anda juga belum menonton the last samurai. Dalam film ini Jackie Chan tidak terlalu menonjol sebab peran yang ia mainkan hanya peran pembantu. Pembantu dalam arti sebenarnya sebab ia adalah biksu yang bertugas sebagai tukang masak di kuil shaolin. Seperti biasa aksi Chan di film inipun bernuansa konyol tak seperti aksi Lau, Jet Li atau Donnie Yen tapi begitulah gaya Jackie Chan. Secara umum saya berani kasih bintang lima untuk film ini, sebab selain aksi perkelahian yang keren juga cerita yang ditampilkan memang bagus.

Jika film holywood tidak tayang di Indonesia maka dengan lantang saya katakan SIAPA TAKUT. Bukan sombong tapi memang tidak sedikit film holywood yang ceritanya tidak bagus. Jika tidak percaya silahkan buktikan, sebagai tambahan dari saya, film Reign of assasins juga bagus untuk ditonton bagi anda yang belum tahu mau nonton film apa. Demikian dari saya semoga berguna.

Bonus :


Bukan biksu juga bukan Andy Lau😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s