Doa II

Seorang anak kecil berhasil menjuarai suatu kejuaraan, awalnya anak itu tidak termasuk yang diunggulkan tapi ia berhasil menjuarai kejuaraan tersebut dan membuat terkejut banyak pihak. Seorang panitia acara pun bertanya pada anak tersebut. Selamat ya dik, ngomong-ngomong bisa juara begini apa karena doa yang selalu adik baca sebelum bertanding sebab bapak perhatikan adik selalu berdoa. Kalau boleh tahu doa apa yang adik panjatkan?

Anak itu tersenyum kemudian menjawab, iya Pak saya memang selalu berdoa sebab orang tua saya mengajarkan untuk selalu berdoa kepada Allah. Sebelum bertanding sayapun berdoa kepada Allah agar diberi kekuatan untuk tidak sedih dan menangis apa bila saya kalah. Bapak tersebut tercengang mendengar jawaban jujur anak tersebut.

Kebanyakan manusia termasuk saya berdoa meminta sesuatu yang diinginkan untuk dikabulkan, padahal sesuatu yang kita inginkan itu belum tentu baik untuk kita sebagai mana firman Allah. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu dan boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik bagimu. Ketika berdoa kita seringkali menuntut Allah untuk memberikan yang terbaik menurut kita, padahal kita tidak tahu dan Allah maha mengetahui apa yang benar-benar baik untuk kita.

Coba kita bandingkan diri kita dengan anak kecil tadi, anak itu tidak berdoa agar menang tapi ia berdoa agar diberi kekuatan untuk ikhlas menerima seandainya ia kalah. Mengapa kita yang sudah dewasa tidak ikhlas dalam berdoa justru terkesan memaksa Allah untuk mengabulkan keinginan kita. Semoga saja kita diberi ketulusan seperti anak tadi.

6 responses to “Doa II

  1. QUOTE:”Kebanyakan manusia termasuk saya berdoa meminta sesuatu yang diinginkan untuk dikabulkan, padahal sesuatu yang kita inginkan itu belum tentu baik untuk kita sebagai mana firman Allah. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu dan boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal itu baik bagimu. Ketika berdoa kita seringkali menuntut Allah untuk memberikan yang terbaik menurut kita, padahal kita tidak tahu dan Allah maha mengetahui apa yang benar-benar baik untuk kita.”
    —————————————————————————————————-
    IMO koq jadi membatasi berdo’a ya ??????? selama keinginannya baik ga masalah seseorang mau minta apa haknya dia koq. Dan terserah Alloh dong menjawabnya seperti apa. saya kasih ilustrasi : seorang pemabuk suatu ketika dia berdo’a minta rezeki bukan minta ampunan….apakah itu salah ???????????????????????????
    Bahwa si anak kecil dalam cerita di atas berdo’a untuk ikhlas menerima seandainya ia kalah ya itu haknya dia juga, seandainya pun si anak kecil tersebut meminta menang apa salah ???????
    Yang jadi persoalan bukan pada do’anya tp sikap ketika apa yg diminta tidak sesuai keinginan….makanya HARUS husnudzon kepada Alloh atas apa yg di anugerahkan kepada kita.

  2. ya gak salah cuma yang saya maksudkan adalah banyak orang berdoa yang malah seperti memaksakan keinginannya dan ketika keinginannya tidak tercapai beuh dia marah. bagaimana itu aba.

  3. Maksudnya memaksakan keinginan itu yg bagaimana aba?

  4. Bukannya Alloh pasti mengabulkannya ????,hanya saja cara,tempat & waktunya yang kita tidak tahu….Ane juga mau setiap do’a ane di kabul..nah caranya adalah dengan “merayu” Alloh…seperti banyak sedekah, ga putus tahajjud, ga putus dhuha, ga putus sholat jama’ah & masih banyak lagi agar bagaimana do’a kita cepat dikabul oleh Alloh. klo boleh di analogikan kita minta uang ma ortu, ya sebisa mungkin kita ambil hatinya dengan cara yg seindah mungkin…bukan begitu ?????
    IMO😀

    • yup betul tapi analogi saya misalkan kita pengen punya motor A trus minta ke ortu motor A sementara ortu yang lebih tahu motor pengennya ngasih motor B yang lebih bagus daripada motor A. makanya saya berdoa dikasih motor aja tanpa nyebut merek he he:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s