Fireworks / Kembang Api

Bulan puasa rasanya kurang lengkap jika tidak main kembang api. Tidak ada dalilnya memang tapi seperti itulah adanya tradisi sejak saya kecil bahkan sejak sebelum saya lahir. Pulang kerja saat melintasi pasar Gembrong selain melihat senjata mainan saya juga melihat pedagang kembang api yang tampak lebih ramai dibanding sebelumnya. Efeknya memang tidak langsung terasa tapi perlahan dan pasti saya mulai berkeinginan main kembang api.

Kembang api versi klasik, ternyata bentuknya sudah berubah di bungkus kertas.

Dengan modal niat akhirnya kesampaian juga saya memiliki kembang api. Awalnya ada rasa khawatir akan mengganggu tetangga,namun rasa penasaran dan kangen mengalahkan itu semua lagi pula ini kembang api bukan petasan. Jika petasan menimbulkan efek ledakan maka kembang api lebih kepada efek api yang dihasilkan. Karena belum tahu seperti apa efek kembang api yang akan ditimbulkan maka saya memasangnya sembunyi-sembunyi dengan harapan jika mengganggu tetangga maka tidak ketahuan saya pelakunya:mrgreen:.

Benar saja dugaan saya, ketika kembang api pertama dinyalakan ternyata muncul suara ledakan yang membuat anak-anak kecil menangis😥. Beberapa orang tua yang anaknya menangispun berteriak memanggil anaknya supaya masuk rumah. Mungkin dikiranya itu suara senjata api atau semacamnya, saya sebagai sumber kegaduhan tersebut tentu saja merasa bersalah. Rasa bersalah yang saya rasakan ternyata tidak cukup sebab rasa penasaran untuk main kembang api masih menggelora lagi pula meskipun ada anak kecil yang menangis, ada juga anak kecil yang merasa senang.

Beberapa kembang api yang saya miliki😀.

Tidak dapat saya pungkiri melihat wajah senang anak-anak lebih menyenangkan dari pada main kembang api itu sendiri. Itu sebabnya sebelum main kembang api saya panggil anak-anak untuk berkumpul melihat kembang api. Sayangnya harga kembang api tidak murah😦. Untuk malam takbiran nanti sudah saya siapkan kembang api juga, ulang tahun nanti pasang kembang api juga kali ya hi hi hi. Hayo yang mau lihat kembang api datang saja ke rumah saya selepas berbuka, sekalian bawa makanan ya :p.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s