Memilih Nama Tidak Harus Dari Qur’an

Bagi sebagian orang tua terutama yang baru mempunyai anak, memilih nama merupakan sesuatu yang bisa dibilang gampang-gampang susah. Ada yang memilh nama anak gabungan dari kedua nama orang tuanya, ada yang dari nama tokoh tertentu ada juga yang diambil dari kitab Al Qur’an. Sah-sah saja memang dan tidak salah namun juga tidak selalu tepat.

Mungkin akan lebih keren jika judulnya Iblis dan Syaiton😀 dan akan lebih nasionalis jika nama yang digunakan adalah Krakatau dan Merapi (bukan lagi nama bukit tapi nama gunung).

Tidak perlu dijelaskan panjang lebar saya rasa orang-orang sudah tahu apa itu Al Qur’an. Al Qur’an selain sebagai panduan hidup bagi sebagian orang juga merupakan referensi dalam memilih nama untuk anak. Alasannya adalah karena Qur’an merupakan kitab suci jadi semua yang tercantum di dalamnya adalah bagus, pada hal jika mereka benar-benar paham di dalam Qur’an selain ada kabar baik juga ada kabar buruk dan di sinilah yang kadang sering disalah artikan.

Judul sinetron tidak jarang menggunakan nama tokohnya, dan nama tokoh yang digunakan juga tidak jarang berbau Arab, biar kelihatan Islami maksudnya. Ada yang Shofa Marwah, Manna Salwa dan seterusnya dan seterusnya. Nama-nama yang tadi saya sebutkan tercantum di dalam Qur’an tapi menurut saya sendiri rasanya kurang pas digunakan sebagai nama orang.

Setahu saya nama itu doa jadi agak aneh jika ada orang menamakan anaknya dengan nama tersebut. Contoh Shofa dan marwah itukan nama bukit di Mekah, kira-kira maksud menamakan anak dengan nama bukit apa ya? Hm mungkin supaya anaknya bisa pergi haji dan pergi ke bukit Shofa dan Marwah kali ya (iya aja deh). Selanjutnya Manna dan Salwa, yang saya tahu itu nama makanan yang dkaruniakan Allah untuk bani Israil. Kira-kira kenapa ya seseorang menamakan anaknya dengan nama makanan? Coba nama makanan yang dipilih Pete dan Jengkol wah ngak tahu deh.

Itu belum seberapa karena bisa lebih parah lagi, coba anda bayangkan jika ada orang bernama Syaiton Nirrojim, Abi / Abu Lahab, Hawiyah dan seterusnya-seterusnya. Nama-nama tadi ada di dalam Qur’an namun artinya tidak baik, masa iya setan, Abu lahab dan neraka bagus? Ingat nama itu doa dan Rasullullah saw memerintahkan kita memberikan nama yang baik untuk anak sebab pada hari akhir nanti setiap orang akan dipanggil dengan namanya. Memilih nama tidak boleh asal tapi perlu Ilmu.

Setan ini tak hanya mencemarkan nama marga Tambunan tapi juga PNS Kementerian Keuangan😡.

Sekedar tambahan untuk teman-teman yang bermarga Tambunan sebaiknya jangan memberikan nama Gayus untuk anaknya, khawatir nanti kelakuannya seperti Gayus Tambunan yang terkenal itu. Demikian dari saya semoga berguna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s