Seperti Itukah Pria / Suami Yang Baik?

Ada sebuah cerita lama tentang pria beristri dan wanita muda. Seorang pria berkenalan dengan wanita muda di sebuah tempat makan, kafetaria atau sejenisnya. Dari perkenalan tersebut hubungan merekapun semakin dekat hingga suatu ketika sang wanita menyatakan ketertarikannya dan kesediaannya jadi yang kedua. Tapi apa lacur si pria menolak karena tidak mau meninggalkan istrinya yang telah mendampinginya sejak awal merintis karir hingga sukses. Kebanyakan orang yang membaca cerita tersebut merasa haru dengan sikap pria tersebut dan merasa seperti itulah pria yang baik. Pertanyaan saya adalah, seperti itukah pria / suami yang baik?

Sudah punya istri tapi ada wanita lain deketin kok diladeni?

Memang sikap si pria yang tidak tergoda untuk menduakan istrinya layak diacungi jempol tapi menurut saya pria yang baik tidak akan menjalin hubungan yang dekat dengan wanita lain apa lagi ia sudah berkeluarga. Jika memang ia pria yang baik, sejak awal pertemuan ia tidak akan membiarkan ada wanita lain yang masuk ke dalam hidupnya tapi apa yang terjadi? Si pria justru meladeni si wanita untuk tetap berhubungan dan bertemu dengan wanita itu. Mungkin hubungan mereka tidak lebih dari itu tapi sikap si pria sama saja memberikan harapan pada si wanita. Jika diumpamakan dengan lampu lalu lintas, sikap si pria seperti lampu kuning. Bukan lampu hijau memang tapi juga bukan lampu merah, lantas apakah salah jika siwanita terus maju karena sinyal yang diberikan sipria bukan lampu merah.

Lampu kuning artinya bukan merah jadi hajar terus tancap gas:mrgreen:.

Sekali lagi saya katakan, jika memang ia pria yang baik maka sejak awal dia akan menjaga sikapnya pada wanita lain dengan tidak meladeni wanita tersebut untuk terus berkomunikasi dan bertemu. Selain itu jika ia seorang suami yang baik maka ia tidak makan siang di kafetaria tapi ia tetap di ruangannya makan makanan yang disiapkan oleh istrinya, betul?

Pria yang baik adalah pria yang mampu menjaga perasaan wanita, dan pria tersebut setidaknya telah menyakiti perasaan dua orang wanita. Yang pertama tentu saja si wanita muda, jika memang tidak mau kenapa memberi harapan? Dasar pria brengsek, mungkin seperti itu yang ada dipikiran wanita muda tadi. Dan wanita kedua yang tersakiti adalah si istri, sudah punya istri tapi masih saja berhubungan dengan wanita lain. Sudah disiapkan bekal tapi lebih memilih makan di kafetaria dasar suami jahanamšŸ˜† maaf yang terakhir agak berlebihan tapi itulah yang ada dipikiran saya menanggapi cerita konyol tentang pria (agak) brengsek yang malah dipuji sebagai pria idamanšŸ˜”.

Pesan saya kepada para pria terutama yang sudah beristri, jagalah perasaan istri anda karena ia adalah wanita yang anda pilih sebagai pendamping untuk menjalani sisa hidup anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s