eL Pendekar Jahanam

Pada akhir zaman muncul sebuah penyakit atau wabah yang menjalari banyak manusia modern. Wabah ini bukanlah wabah zombi seperti di film-film, wabah ini bernama Satanis Gembulis. Orang-orang yang mengidap Satanis Gembulis terlihat biasa bahkan sama seperti kebanyakan manusia normal, yang membedakan mereka adalah aktivitas mereka di dunia maya yang sangat brutal.

Facebook, twitter dan media sosial lainnya merupakan tempat pengidap Satanis Gembulis beraksi. Mereka tak segan-segan menyebarkan hal-hal tak penting yang mereka lakukan ke seluruh jagat alam raya. Beruntung di zaman yang kacau masih ada seorang pemuda jahanam bernama “eL” yang dengan segala kegilaannya menghalau para Satanis Gembulis di dunia maya.

eL vs Satanis Gembulis :

SG : ya tuhan kabulkanlah doaku.

eL : tuhan doang? hantu enggak? berdoa itu bukan di dunia maya tapi di dunia nyata, syarat dan ketentuan berlaku.

SG : syarat dan ketentuan gimana?

eL : kalo lo Islam ya solat dan ngaji lah, solat kagak berdoa iya di dunia maya pula.

SG : ya tuhan berilah aku petunjukmu, tunjukkan jalan keluar.

eL : ngak usah tuhan, gw aja yang nunjukin. tuh jalan keluar yang ada tulisan “EXIT”.

SG : solad dulu gan.

eL : ngemeng aja lu, udah solat blom?

SG : udah barusan.

eL : barusan? kapan?

SG : ngak up date sih, baca dong status gue sebelumnya.

eL : status “lagi tahyat akhir gan”? wogh.

SG : bosan banget hidupku begini-begini aja.

eL : kalo bosan hidup ya mati aja.

SG : lagi berantem sama si dia.

eL : makanya buanglah pacarmu pada tempatnya.

SG : sedihnya hidup menjomblo, tiada tempat untuk mengadu.

eL : kalo mo ngadu, sama MAHO aja sana.

Pertempuran masih panjang dan entah sampai kapan. Semakin hari semakin banyak pengidap Satanis Gembulis sementara eL hanya sendiri, tapi itu tak menyurutkan sikap eL. Mampukah eL menhadapi kepungan para Satanis Gembulis? Jurus apakah yang akan digunakan eL untuk menhadapi Satanis Gembulis yang kian brutal. Tunggu kelanjutan kisahnya.

-wogh-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s