Warrior

warrior

Lebih dari setahun yang lalu ketika pertama kali saya menontonnya, dan semalam saya kembali menontonnya untuk yang kesekian kali. Meskipun sudah ditonton berkali-kali, tidak ada rasa bosan sama sekali karena film ini benar-benar bagus.

Film ini berkisah tentang dua saudara yang berasal dari keluarga broken home, bertemu dan saling berhadapan dalam sebuah kejuaraan bela diri campuran untuk memenangkan hadiah 5 juta USD. Cukup sederhana sebenarnya cerita yang diangkat, namun dikemas dengan sangat baik.

Tommy sang kuda hitam dalam kejuaraan tersebut adalah seorang mantan tentara yang keluar dari satuannya, berusaha memenangkan hadiah untuk diberikan kepada keluarga temannya sesama tentara yang tewas dalam perang. Di sisi lain, Conlon seorang guru fisika berhasil ikut kejuaraan tersebut setelah meyakinkan pelatihnya yang hampir batal mengirim perwakilan setelah petarung yang akan dikirim mengalami cidera dalam sesi latihan.

Apa yang melatar belakangi Conlon mempertaruhkan hidupnya untuk ikut serta dalam kejuaraan tersebut dan berhadapan dengan petarung lain yang lebih pro, semata-mata karena alasan keluarga. Salah satu puterinya menderita kanker, dan Conlon memerlukan uang yang banyak untuk membiayai putrinya dan membayar hutang ke bank.

Tidak mudah untuk menggambarkan film bagus ini dalam beberapa kalimat, karena tulisan saya ini sangat jauh dari cukup untuk menggambarkan film ini secara menyeluruh. Jika anda seorang penggemar film atau sekedar ingin menonton maka film ini sangat saya sarankan untuk ditonton.

4 responses to “Warrior

  1. Menurut saya tulisannya nanggung, harusnya diberi resensi dimana letak bagusnya dan dimana letak jeleknya. Sekian dan terima kasih.

    • yup memang nanggung, sebenarnya sejak pertama nonton sudah ingin bikin resensinya tapi baru sempat sekarang (setelah satu tahun lebih) mumpung masih pagi belum banyak kerjaan, jadi bisa dibilang untuk memenuhi hutang janji ke diri sendiri.

      Untuk detilnya memang sengaja tidak saya jelaskan karena bisa jadi panjang dan ku pikir itu justru bisa membosankan karena tidak semua orang suka membaca, selain itu khawatir justru membuat film ini tidak asik ketika ditonton karena sudah dibahas. jadi saya memang sengaja supaya timbul rasa penasaran bagi calon penonton dan penonton bisa memberikan penilaiannya secara personal. sebab bagus menurus saya belum tentu bagus menurut orang lain lain, itu sebabnya saya pakai tag line “anda yang menilai”

  2. Langsung otw toko kaset (dvd) bajakan:mrgreen:

  3. om ubay… tolong gambarnya bs di blur dikit ga? ga tahan liat perutnya, sixpack bo.. huahaha…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s