Inflasi

Inflasi, kata tersebut sering kali terdengar pada saat kondisi perekonomian sedang buruk. Dalam perekonomian inflasi sendiri merupakan suatu keniscayaan, terbukti dalam merencanakan kebijakan perekonomian, tingkat inflasi selalu diperkiran berapa besarannya. Lantas inflasi itu apa dan apa saja penyebabnya? Jika anda seorang ekonom anda wajib tahu dan bagi anda yang pernah belajar ekonomi namun lupa mudah-mudahan tulisan saya ini bisa berguna.

Inflasi bisa didefinisikan secara sederhana sebagai kondisi di mana harga-harga secara umum cenderung naik. Artinya ketika harga suatu entitas mengalami kenaikan belum bisa dikatakan sebagai inflasi. Contoh, harga ayam yang tadinya Rp 25.000 per ekor naik menjadi Rp 30.000 per ekor. Dalam kondisi ini belum bisa dikatakan sebagai inflasi. Bagaimana dengan BBM? Apakah kenaikan harga BBM merupakan inflasi? Jawabannya tidak, tapi kenaikan harga BBM dapat menyebabkan inflasi sebab kenaikan harga BBM biasanya diikuti dengan naiknya harga-harga barang lain. Berarti kenaikan gaji PNS juga merupakan salah satu penyebab inflasi dong, kan setiap ada pengumuman gaji PNS naik maka harga barang-barang jadi naik. Ya bisa saja sebab memang penyebab inflasi bisa apa saja.

Oke kita lanjut ke tingkatan inflasi, inflasi berdasarkan tingkatannya di bagi menjadi 4 kelompok yaitu :

Rendah, dalam hal tingkat inflasi berada di bawah 10% (0 – 9,99%)

  1. Sedang, dalam hal tingkat inflasi berada dalam kisaran 10% – 29,99%
  2. Tinggi, dalam hal tingkat inflasi berada dalam kisaran 30% – 100%
  3. Hiper inflasi, dalam hal tingkat inflasi berada di atas kisaran 100%

Sedangkan berdasarkan sumbernya, sumber inflasi dibagi menjadi 2 kelompok yaitu :

  1. Dari dalam negeri, antara lain :
  • Banyaknya uang yang beredar akibat pencetakan uang baru tanpadiimbangi penarikan uang yang lama;
  • Kondisi politik dan keamanan yang tidak kondusif, akibat labilnya kondisi tersebut menyebabkan iklim investasi menurun sehingga produk yang dihasilkan menjadi sedikit akibatnya harga-harga menjadi tinggi;
  • Kenaikan harga BBM, seperti saya uraikan sebelumnya kenaikan harga BBM berdampak sangat luas pada kenaikan harga-harga produk lain.
  • Bencana alam, bencana alam dapat menyebabkan penurunan jumlah produksi dan atau pendistribusian produk.
  1. Dari luar negeri, antara lain :
  • Kenaikan nilai tukar / kurs mata uang asing, naiknya kurs menyebabkan harga-harga barang impor naik;
  • Inflasi di negara supplier;

Untuk yang nomor 2 banyak terjadi di negara-negara berkembang karena negara-negara tersebut mengandalkan produk impor untuk memenuhi kebutuhannya.

Oke demikian penjelasan singkat dari saya tentang inflasi semoga berguna.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s