Cerita Konyol Di Busway

Pengalaman ini dialami oleh adik saya saat menumpang busway. Kejadiannya sendiri sudah lama, lebih dari tiga tahun yang lalu saat saya belum nikah. Saat itu kondisi busway padat seperti biasanya. Bagi anda yang belum tahu seperti apa padatnya busway dan kereta maka cuba anda bayangkan atau lihat ikan sarden dalam kemasan kaleng.

Dulu kondisi busway belum seburuk sekarang. Waktu itu (maksudnya dulu) setiap akan berhenti di halte busway, aka nada pengumuman. Selain itu AC di dalam busway masih relatif baru dan tidak jarang di dalam busway disetel lagu untuk menghibur selama perjalanan yang padat baik di jalan maupun dalam busway.

Pada saat itu kebetulan yang sedang diputar lagu Geisha yang liriknya “sungguh aku tak bisa, sampai kapanpun tak bisa, membenci dirimu sesungguhnya aku tak mampu”. Maaf bila salah ketik karena saya bukan penggemar grup itu. Pada saat itu entah karena kesal dengan kondisi yang panas, padat dan lelah tiba-tiba terdengar celetukan seorang bapak-bapak “kalo ngak bisa ya udah ngak usah nyanyi, udah tau ngak bisa masih aja nyanyi”.

Saat mendengar cerita tersebut saya merasa aneh juga ya. Itu kan lagu, kok dikomentarin seperti itu. Aneh juga si Geisha, kok bikin lagu katrok bin cemen seperti itu. Dan yang tidak kalh aneh ya saya, cerita bertahun-tahun yang lalu kok diceritakan lagi sekarang. Ah sudahlah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s